Dashboard interaktif ini disusun khusus untuk memudahkan Pimpinan dan Tim Internal Lakesgilut TNI AU memahami dampak perubahan tarif berdasarkan PP Nomor 18 Tahun 2026 (1.761 sel tarif pada 377 tindakan medis), menemukan 3 anomali data draf tarif yang wajib dikoreksi sebelum pengesahan SK, serta memetakan strategi layanan berdasarkan data SKI Kemenkes RI.
Melayani Prajurit & PNS TNI AU, Keluarga Besar TNI, Purnawirawan, peserta BPJS Kesehatan (pagi), serta Pasien Umum/Swasta (pagi & sore).
Klik tombol poin di bawah untuk menampilkan penjelasan ringkas saat paparan rapat pimpinan:
Berdasarkan data resmi Kementerian Kesehatan RI (Survei Kesehatan Indonesia / SKI 2023) dan Factsheet BKPK Kemenkes RI, mayoritas masyarakat menunda perawatan hingga karies mencapai pulpa atau gigi harus dicabut.
Sebanyak 57% penduduk usia ≥3 tahun mengeluhkan masalah gigi dan mulut dalam 1 tahun terakhir (pada Riskesdas 2018, prevalensi karies aktif mencapai 88,80%).
Dari 57% warga yang bermasalah gigi, hanya 11,2% (~3 juta jiwa) yang berobat ke tenaga medis gigi. Sebanyak 88,8% lainnya mengabaikan atau hanya minum pereda nyeri.
Mayoritas masyarakat menyikat gigi saat mandi pagi & sore, namun hanya 2,8% yang menyikat gigi sesuai standar medis: pagi setelah sarapan & malam sebelum tidur dengan durasi ≥2 menit.
Berdasarkan Tarif Lakesgilut PP 18/2026, biaya pencegahan rutin (Rp 395–570 ribu) jauh lebih hemat dibanding biaya rehabilitasi implan gigi akibat karies parah (Rp 20–29,8 juta).
Direktur PTM Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, dan Ketua Umum PDGI, drg. Usman Sumantri, menegaskan bahwa meredakan sakit gigi hanya dengan obat analgesik tanpa penambalan memicu infeksi berlanjut ke jaringan akar hingga kehilangan gigi. Berikut perbandingan biaya nyata di Lakesgilut drg. R. Poerwanto:
Dalam Rupiah (Rp) berdasarkan Tabel 1, 5, 6, 7 & 20 PP No. 18 Tahun 2026
Berdasarkan dokumen pemetaan tarif 2024 terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2026 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP yang Berlaku di Lingkungan Kementerian Pertahanan (berlaku efektif 11 Mei 2026, mencabut PP 17/2014), berikut adalah temuan kuantitatif pada 5 kelompok pasien:
Tarif terbaru PP 18/2026 sama persis dengan tarif 2024. Mencakup hampir seluruh tarif Umum/Swasta (380/381), Militer & PNS TNI AU (301/302), dan Militer/PNS Non-TNI AU (375/378).
Terkonsentrasi pada kelompok Purnawirawan & Istri (310 sel) dan Keluarga Besar TNI AU dlm Daftar Gaji (71 sel) pada layanan Sore/Non-BPJS untuk harmonisasi tarif dengan Militer/PNS Non-TNI AU.
Tercatat pada tindakan 87 Windowing Gigi Impacted Delay Eruption (Tabel 21 Baris 23) untuk kelompok Militer & PNS TNI AU (dari Rp 2.510.000 menjadi Rp 400.000). Lihat analisis forensik di bawah.
Perbandingan jumlah sel tarif NAIK, TETAP, dan MENURUN pada 5 kelompok pasien
Klik baris kelompok pasien untuk langsung memfilter Katalog Tarif di bawah
| Kelompok Pasien | Naik | Tetap | Turun | Total | % Stabil |
|---|---|---|---|---|---|
| Militer dan PNS (TNI AU) | 0 | 301 | 1 | 302 | 99,67% |
| Kel. Besar TNI AU dlm Daftar Gaji (Non-BPJS/Sore) | 71 | 304 | 0 | 375 | 81,07% |
| Militer & PNS Non-TNI AU (Non-BPJS/Sore) | 3 | 375 | 0 | 378 | 99,21% |
| Purnawirawan dan Istri (Non-BPJS/Sore) | 310 | 15 | 0 | 325 | 4,62% |
| Umum / Swasta | 1 | 380 | 0 | 381 | 99,74% |
| Total Keseluruhan Sel Tarif | 385 | 1.375 | 1 | 1.761 | 78,08% |
Cari tindakan medis, filter berdasarkan poliklinik spesialis atau kelompok pasien, dan tambahkan ke Simulasi Rencana Perawatan untuk menghitung estimasi biaya secara instan.
| Kode / Tabel | Nama Tindakan Medis & Poliklinik | Tarif 2024 | Tarif PP 18/2026 | Selisih | Status | Simulasi |
|---|
Hasil penelusuran baris-per-baris terhadap 1.761 sel tarif pada dokumen perbandingan menghasilkan rekomendasi praktis bagi pasien serta temuan verifikasi penting bagi manajemen klinik sebelum pengesahan tarif resmi.
Data menunjukkan 310 dari 325 tarif (95,38%) pada kelompok Purnawirawan & Istri (Non-BPJS/Sore) serta 71 tarif pada Keluarga Besar TNI AU dlm Daftar Gaji (Non-BPJS/Sore) mengalami kenaikan rata-rata 17,6% s.d. 25% agar setara dengan tarif Militer/PNS Non-TNI AU.
Untuk tindakan kuratif dasar (tambal gigi, cabut gigi, scaling indikasi medis, perawatan saluran akar), manfaatkan jam pelayanan Pagi (08.00 WIB) dengan penjaminan BPJS Kesehatan. Gunakan klinik Sore (Non-BPJS) khusus untuk tindakan estetik atau prostodontik/ortodontik non-JKN.
Bagi masyarakat umum, 380 dari 381 sel tarif (99,74%) di Lakesgilut drg. R. Poerwanto TETAP tidak mengalami kenaikan pada masa berlakunya PP No. 18 Tahun 2026.
Dengan tarif yang tetap stabil—seperti Digital Panoramic Ro" Foto Rp 250.000, CBCT 3D Rp 600.000, Tambalan Resin Komposit Rp 500.000, dan Konsultasi Spesialis Rp 250.000—masyarakat umum mendapatkan layanan RSGM berakreditasi KARS Paripurna dengan biaya sangat kompetitif.
Mengacu pada temuan SKI Kemenkes RI bahwa hanya 2,8% masyarakat menyikat gigi di waktu yang tepat dan 88,8% mengabaikan gejala awal:
Terapkan rumus 2x2 + 6: Sikat gigi 2 kali sehari (pagi 30 menit sesudah sarapan & malam sebelum tidur) selama minimal 2 menit dengan pasta gigi berfluoride, ditambah pemeriksaan rutin & Scaling setiap 6 bulan sekali.
Satu-satunya sel yang berstatus MENURUN (-Rp 2.110.000) pada Militer & PNS TNI AU (Rp 2.510.000 → Rp 400.000) dan satu-satunya sel yang berstatus NAIK (+Rp 1.940.000) pada Umum/Swasta (Rp 570.000 → Rp 2.510.000) terletak pada baris tindakan yang sama.
Rekomendasi: Pola angka di atas menunjukkan adanya pergeseran kolom (column shift) pada tabel sumber 2024. Tim verifikasi wajib mencocokkan kembali dengan Lampiran PP No. 18 Tahun 2026 sebelum pengesahan.
Pada kelompok Militer & PNS Non-TNI AU, tindakan RPE (Rapid Palatal Expander) / 1 rahang tercatat naik tajam dari Rp 130.000 (2024) menjadi Rp 1.065.000 (2026) atau selisih +Rp 935.000 (+719%).
Mengingat pada tahun 2024 tarif kelompok Kel. Besar TNI AU sudah sebesar Rp 1.065.000 dan Umum/Swasta Rp 1.520.000, angka Rp 130.000 pada tahun 2024 merupakan kesalahan ketik historis yang kini telah dikoreksi secara tepat di draf PP 18/2026.
Dalam total 1.375 sel berstatus TETAP pada dokumen draf, terdapat 4 baris (20 sel numerik) yang merupakan artefak nomor halaman/kolom tabel:
2 2 (nilai 2)4 4 (nilai 4)2 2 2 (nilai 2)3 3 3 (nilai 3)Rekomendasi: Hapus 20 sel artefak tersebut pada dokumen final sehingga total sel tarif murni adalah 1.741 sel (1.355 Tetap, 385 Naik, 1 Menurun).
Sebagai rumah sakit khusus gigi dan mulut rujukan tertinggi TNI Angkatan Udara (RSGM TNI AU) dan Scientific Workshop di bidang Aviation & Military Dentistry, Lakesgilut drg. R. Poerwanto menghadirkan kolaborasi lintas spesialis dalam satu atap.
Dipimpin oleh Kepala Lakesgilut drg. R. Poerwanto, Marsma TNI drg. Hedis Hendaya, Sp.BM, bersama jajaran dokter gigi spesialis Bedah Mulut (Sp.BM), Konservasi Gigi (Sp.KG), Ortodonsia (Sp.Ort), Prostodonsia (Sp.Pros), Periodonsia (Sp.Perio), Kedokteran Gigi Anak (Sp.KGA), Penyakit Mulut (Sp.PM), dan Radiologi Kedokteran Gigi (Sp.RKG).
Odontektomi gigi bungsu impaksi, implan gigi (Nobel Active, ITI, Alpha Bio, Dio), bedah kista/tumor, dan bedah ortognatik.
Perawatan saluran akar 1x kunjungan (One-Visit Endodontics), terapi MTA, veneer all-porcelain, crown Emax/Zirconia, & bleaching.
Perawatan kawat gigi cekat Metal, Ceramic, Self-Ligating Damon, Lingual Orthodontics, Myobrace, serta clear retainer.
Gigi tiruan lepasan akrilik, fleksibel (Valplast), kerangka logam, mahkota jembatan porselen/Zirconia, obturator, & terapi sendi TMD.
Topikal aplikasi fluor, fissure sealant, pulpektomi gigi sulung, space maintainer, mahkota SSC/seluloid, dan edukasi ramah anak.
Pencitraan Panoramic/Cephalo 3D CBCT akurasi tinggi serta perawatan jaringan penyangga gigi (scaling, kuretase, gingivektomi, bedah flap).
Formulir ini hanya membuat draf di perangkat Anda. Data tidak dikirim dan jadwal belum dipesan. Untuk reservasi, hubungi kontak resmi di bawah.